Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Senin (13/1) mengakhiri lawatan ke lima negara Afrika setelah pembicaraan di Zimbabwe di mana ia berjanji akan memperkuat kerja sama meskipun ada perbedaan pendapat mengenai jumlah bantuan.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, Senin (13/1) mengatakan, “dia (Wang) pulang dengan puas bahwa hubungan kita berada di atas dasar yang kuat.”

“Kami sebagai warga Zimbabwe senang dengan hubungan kami dengan China,” kata Mnangagwa kepada para wartawan di ibukota Harare.

Lawatan selama seminggu Wang itu juga membawanya ke Mesir, Djibouti, Eritrea dan Burundi, dan menyoroti kepentingan politik dan pengaruh ekonomi China yang meningkat di Afrika.

Setelah berakhirnya pemerintahan minoritas kulit putih pada 1980, China adalah salah satu negara pertama yang membentuk misi diplomatik di Harare.

Tetapi kedua negara itu berselisih pada November lalu setelah pemerintah Zimbabwe mengatakan bahwa mereka hanya menerima $3,6 juta bantuan dari Beijing pada 2019 – atau sekitar 2,5 persen angka yang diklaim oleh China. [lt/ab]

Kantor Berita ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here